05.08.202003:46 Gambaran pasangan GBP/USD. 5 Agustus. Warga Inggris meninggalkan Inggris setelah voting Brexit. Hubungan antara China dan Amerika terus memburuk.

Timeframe 4 jam

Exchange Rates 05.08.2020 analysis

Detail teknikal:

Channel regresi linear atas: arah - ke atas.

Channel regresi linear bawah: arah - ke atas.

Moving average (20; smoothed) - ke atas.

CCI: 31.5276

Pound Inggris, serta euro, melanjutkan penurunan pada hari Selasa, 4 Agustus. faktanya, inilah tepatnya skenario yang kami prediksikan untuk pasangan ini, karena dalam kasus euro, atau dalam kasus pound, pertumbuhan mata uang ini tidak didukung oleh apapun. Kesalahan bertumpu pada dolar AS, yang berada di bawah tekanan yang sangat besar dari pelaku pasar. Namun, kami telah berulang kali melihat bahwa jika euro memiliki alasan untuk menguat, bahkan 11-12 sen dalam tiga bulan masih terlalu besar. Kami telah berulang kali mengatakan bahwa dengan rangkaian permasalahan yang dikumpulkan oleh Inggris selama 4 tahun terakhir, pound hanya dapat menunjukkan pertumbuhan korektif yang tidak terlalu kuat, namun tren kenaikan yang mencolok. Sekarang, mengingat fakta bahwa dengan kemungkinan tinggi, trader telah memainkan semua "4 krisis Amerika" dan sekarang mereka hanya butuh istirahat. Pound tidak memiliki arah lain selain untuk melanjutkan penurunan.

Selama hari kedua perdagangan pekan ini, tidak ada laporan makroekonomi yang penting dirilis di Inggris dan AS. Oleh karena itu, trader tidak memiliki asupan berita apapun. Tidak ada berita penting dan berprofil tinggi pada hari ini. Dengan demikian, tidak ada yang mencegah trader untuk terus menyingkirkan mata uang Inggris, atau mengurangi posisi long yang dibuka sebelumnya.

Sementara itu, kabar "hitam" selanjutnya datang dari Inggris. Menurut sebuah studi oleh Pusat Berlin untuk Penelitian Sosial, setelah referendum 2016, jumlah warga Inggris yang pindah ke Uni Eropa naik hingga 30%. Jumlah warga Inggris yang menerima kewarganegaraan UE naik 500%, dan Jerman, sebanyak 2000%. Para ilmuwan juga melihat potensi emigrasi intelektual Inggris ke UE dan AS.

Pada waktu yang sama, Washington resmi menolak untuk memperpanjang visa ke para jurnalis China yang berlokasi di AS. Dengan demikian, dalam beberapa bulan mendatang, semua jurnalis asal China dapat meninggalkan AS.Tentu saja, Beijing langsung mengeluarkan sebuah respon yang memperingatkan bahwa jika jurnalis China dipaksa meninggalkan Amerika Serikat, maka semua jurnalis Amerika, termasuk yang bertempat di Hong Kong, akan dideportasi dari China.

Hubungan antara China dan Inggris juga memburuk. Kami telah menuliskan bahwa pihak yang paling terdampak dalam "isu Hong Kong" dapat dikatakan adalah Inggris, yang menandatangani perjanjian pada 1984 bahwa Hong Kong akan tetap menjadi daerah otonomi mandiri, setidaknya hingga 2047. Perjanjian ini, menurut sebagian besar negara di dunia, dilanggar oleh Beijing yang mengadopsi undang-undang "mengenai keamanan nasional di Hong Kong", sehingga mencabut status otonominya, karena sekarang pemerintah China dapat mengendalikan distrik ini melalui otoritas khusus yang baru dibentuk. London, dalam gilirannya, memutuskan untuk menolak memasok amunisi dan senjata ke Hong Kong. Ini dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab. Selain itu, London akan menyederhanakan prosedur untuk memperoleh visa Inggris bagi warga Hong Kong mulai 2021. China, dalam gilirannya berjanjia akan membatalkan semua paspor Inggris untuk warga Hong Kong. Dengan demikian, konfliks terus tumbuh tidak hanya antara AS dan China, namun juga antara Inggris dan China.

Pada hari perdagangan ketiga pekan ini di Inggris, seperti di banyak negara-negara UE dan UE secara keseluruhan, indeks aktivitas bisnis dalam sektor jasa dijadwalkan akan rilis. Area ini sekarang lebih penting dari sudut pandang memulihkan ekonomi manapun, karena di area inilah yang paling menderita akibat krisis virus corona. Sektor jasa bahkan terus menderita hingga sekarang, saat sebagian besar langkah pembatasan telah dicabut di Eropa. Warga masih takut akan virus corona, yang berarti mereka belum akan menjalankan kehidupan sosial yang aktif. Ini berdampak negatif pada sektor jasa, yang bergantung langsung pada aktivitas sosial masyarakat. Menurut perkiraan para pakar, aktivitas bisnis di semua negara UE akan terus tumbuh, yang akan berarti sektor jasa akan pulih. Namun di AS, akan rilis laporan ADP yang cukup penting mengenai perubahan dalam jumlah orang yang bekerja dalam sektor swasta untuk bulan Juli. Menurut perkiraan, jumlah pekerja dapat tumbuh 1,5 juta, meski angka ini sangat erat terkait dengan tingkat pengangguran dan aplikasi untuk tunjangan pengangguran, yang jumlahnya mulai tumbuh kembali dalam beberapa pekan terakhir. Indeks aktivitas bisnis AS dan Markit dan ISM dapat menjadi lebih buruk dari angka perkiraan, karena virus corona terus mengamuk di Amerika Serikat, tidak seperti di negara-negara Eropa.

Namun, kami yakin bahwa faktor teknikalnya sekarang berada pada posisi pertama. Kami yakin bahwa dalam waktu dekat moving average line akan dilewati, yang akan memicu pembentukan tren penurunan baru. Semua hal negatif dari trader asing dikesampingkan, sekarang waktunya untuk "mengingat" bahwa segalanya tidak berjalan mulus di Inggris.

Dan kita tentu tidak boleh lupa mengenai rangkuman pertemuan Bank of England yang dijadwalkan pada hari Kamis. Di satu sisi, trader tidak mengharapkan hal-hal ajaib dari regulator Inggris tersebut. Di sisi lain, selalu saja ada kemungkinan kejutan, khususnya terhadap latar belakang pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir bahwa, Bank of England diduga dapat menurunkan suku bunga ke wilayah negatif. Andrew Bailey sendiri mengatakan bahwa opsi ini tengah dipertimbangkan dan dianalisis dengan seksama oleh para ekonomi bank. Dengan demikian, pada hari Kamis, mood trader dapat berubah atau menguat, meski ini tidak mungkin karena Bank of England akan mengubah kebijakannya ke arah "dovish". Dengan demikian, segalanya sejauh ini mengisyaratkan bahwa mata uang Inggris akan melanjutkan penurunan harga.

Exchange Rates 05.08.2020 analysis

Volatilitas rata-rata pasangan GBp/USD tetap stabil dan saat ini 113 poin per hari. Untuk pasangan pound/dolar, angka ini "tinggi". Pada hari Rabu, 5 Agustus, dengan demikian kami mengharapkan pergerakan di dalam channel yang dibatasi oleh level 1.2955 dan 1.3181. Membalikkan indikator Heiken Ashi ke atas akan menandakan potensi kelanjutan pergerakan kenaikan pasangan ini.

Level support terdekat:

S1 – 1.3000

S2 – 1.2939

S3 – 1.2878

Level resistance terdekat:

R1 – 1.3062

R2 – 1.3123

R3 – 1.3184

Rekomendasi trading:

Pasangan GBP/USD melanjutkan koreksi penurunannya pada timeframe 4 jam. Dengan demikian, hari ini disarankan untuk menunggu penyelesaian koreksi dan melanjutkan trading untuk kenaikan dengan target di 1.3123 dan 1.3184. Posisi short dapat dipertimbangkan setelah harga mencapai di bawah moving average dengan target pertama di 1.2939 dan 1.2878.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Dilakukan oleh Paolo Greco,
Ahli analisa
InstaForex Group © 2007-2020
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaForex akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaForex, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.